Lompat ke konten (Tekan Enter)
medical.internotes

medical.internotes

Catatan Kedokteran Ilmu Penyakit Dalam

  • Beranda
  • Topik
    • Alergi Imunologi
    • Endokrin Metabolik
    • Gastroenterohepatologi
    • Geriatri
    • Ginjal Hipertensi
    • Hematologi Onkologi Medik
    • Kardiologi
    • Psikosomatik
    • Pulmonologi
    • Reumatologi
    • Tropik Infeksi
  • Rumus/Skor
  • Presentasi
  • Beranda
  • Topik
    • Alergi Imunologi
    • Endokrin Metabolik
    • Gastroenterohepatologi
    • Geriatri
    • Ginjal Hipertensi
    • Hematologi Onkologi Medik
    • Kardiologi
    • Psikosomatik
    • Pulmonologi
    • Reumatologi
    • Tropik Infeksi
  • Rumus/Skor
  • Presentasi

Tropik Infeksi merupakan salah satu subbagian di ilmu penyakit dalam.

Tropik Infeksi

Sepsis dan Penghitungan Skor SOFA

oleh Randa Fermadadiperbarui pada 30 Mei 202012 Mei 2020
Sepsis dan Penghitungan Skor SOFA

Sepsis dan Penghitungan Skor SOFA.

Pada tahun 1991, sepsis didefinisikan sebagai adanya infeksi disertai terpenuhinya kriteria Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS).

Pada tahun 2016, melalui The Surviving Sepsis Campaign (SSC), definisi sepsis diperbaharui menjadi disfungsi organ yang mengancam jiwa yang disebabakan oleh disregulasi respon tubuh terhadap infeksi.

Perubahan definisi ini tentu saja membawa perubahan kriteria diagnosis sepsis. Saat ini digunakan skor qSOFA sebagai skrining awal dan skor SOFA sebagai standar diagnosis.

Selain memperbaharui definisi sepsis, SSC juga memperbaharui tatalaksana sepsis dalam satu jam pertama.

Cairan Kristaloid untuk DBD per Hari (tanpa syok)

oleh Dela Jalmasdiperbarui pada 30 Mei 202010 Mei 2020

Cairan Kristaloid untuk DBD per Hari (tanpa syok):

Volume yang dibutuhkan (cc) = 1500 + 20 x (kgBB – 20)

Sumber: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi Keenam, 2014

1

Penilaian Klinis Dehidrasi dan Metode Daldiyono

oleh Dela Jalmasdiperbarui pada 30 Mei 202010 Mei 2020

Penilaian Klinis Dehidrasi dan Metode Daldiyono

Penilaian Klinis Dehidrasi dan Metode Daldiyono.

KlinisSkor
Rasa haus/ muntah1
Tekanan darah sistolik 60-90 mmHg1
Tekanan darah sistolik <60 mmHg2
Frekuensi nadi >120 kali/menit1
Kesadaran apati1
Kesadaran somnolen, sopor, atau koma2
Frekuensi nafas >30 kali/menit1
Facies cholerica2
Vox cholerica2
Turgor kulit menurun1
Washer woman’s hand1
Ekstremitas dingin1
Sianosis2
Umur 50-60 tahun-1
Umur >60 tahun-2

Skor Daldiyono dan defisit cairan

Modifikasi cara penilaian klinis metode Daldiyono adalah dengan menilai derajat dehidrasi inisial berdasarkan gambaran klinis yang diterjemahkan ke dalam nilai skor pada tabel di atas. Penjumlahan skor tersebut nanti akan dimasukkan ke dalam perhitungan di bawah ini:

Kebutuhan cairan = Skor/15 x 10% x kgBB x 1 liter

Bila skor kurang dari 3 dan tidak ada syok, maka hanya diberikan cairan peroral (sebanyak mungkin sedikit demi sedikit). Bila skor lebih atau sama 3 disertai syok diberikan cairan per intravena.

Derajat dehidrasi

Derajat dehidrasi dibagi menjadi ringan, sedang, dan berat. Derajat dehidrasi ini dijelaskan di postingan lain.

Dengan penilaian derajat dehidrasi tersebut, dapat diberikan cairan berdasarkan metode Pierce. Pemberian cairan metode Pierce juga dapat dilihat di postingan lain di web ini.

Sumber: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi Keenam, 2014

1

Pemberian Cairan Metode Pierce

oleh Dela Jalmasdiperbarui pada 30 Mei 202010 Mei 2020

Pemberian Cairan Metode Pierce.

Metode ini berdasarkan klinis dan derajat dehidrasi:

  1. Dehidrasi ringan: kebutuhan cairan = 5% x kgBB
  2. Dehidrasi sedang: kebutuhan cairan = 8% x kgBB
  3. Dehidrasi berat: kebutuhan cairan = 10% x kgBB

Sumber: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi Keenam, 2014

0

Derajat Dehidrasi (Ringan-Berat)

oleh Dela Jalmasdiperbarui pada 30 Mei 202010 Mei 2020

Derajat Dehidrasi (Ringan-Berat) :

  1. Dehidrasi ringan (hilang cairan 2-5% kgBB)
    • Turgor kurang, suara serak (vox cholerica), belum presyok.
  2. Dehidrasi sedang (hilang cairan 5-8% kgBB)
    • Turgor buruk, suara serak, sudah presyok atau syok, nadi cepat, nafas cepat dan dalam.
  3. Dehidrasi berat (hilang cairan 8-10% kgBB)
    • Tanda dehidrasi sedang ditambah kesadaran menurun, otot-otot kaku, sianosis.

Derajat dehidrasi ini akan menentukan kebutuhan dan pemberian cairannya.

Sumber: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi Keenam, 2014

1

Navigasi pos

Halaman Sebelumnya
Halaman Berikutnya

Tentang Kami

medical.internotes adalah tempat berbagi catatan-catatan kedokteran, terutama ilmu penyakit dalam.

Ikuti Kami

medical.internotes

Kategori

  • Alergi Imunologi (5)
  • Endokrin Metabolik (11)
  • Gastroenterohepatologi (8)
  • Geriatri (1)
  • Ginjal Hipertensi (8)
  • Hematologi Onkologi Medik (5)
  • Kardiologi (1)
  • Presentasi (3)
  • Psikosomatik (1)
  • Pulmonologi (3)
  • Reumatologi (3)
  • Rumus/Skor (17)
  • Tropik Infeksi (11)

Tag

Albumin Antibiotik Artritis Rheumatoid Asites Asma Cairan Dehidrasi Demam Tifoid Dengue Hemorrhagic Fever Diabetes Melitus Diuretik DMARD Dobutamin Dopamin Drip Efusi Pleura Elektrolit GERD GERD Q Hipertensi Hipertensi emergensi Hipertensi urgensi Hipertiroid Hiperventilasi Hipokalemia HIV kalsium Kehamilan Ketoasidosis Diabetikum Kriteria Light Kuesioner Metilprednisolon Norepinefrin Pneumothorax Profilaksis Puasa Rehidrasi Sepsis Sirosis Hepatis Sistem Imun Ulkus Duodenum Ulkus Gaster Ulkus Peptikum Vaksinasi white coat hypertension

Arsip

  • Januari 2026 (1)
  • Januari 2023 (1)
  • Februari 2022 (1)
  • Desember 2020 (3)
  • September 2020 (2)
  • Juli 2020 (1)
  • Juni 2020 (7)
  • Mei 2020 (42)

Notes Terpopuler

  • Rumus/Skor

    Drip Norepinefrin (dengan syringe pump)

  • Rumus/Skor

    Drip Dobutamin (dengan syringe pump)

  • Ginjal Hipertensi

    Hipokalemia dan Cara Koreksinya

QUICK LINKS

  • Beranda
  • Topik
  • Rumus/Skor
  • Presentasi

Bagikan Situs

© Hak Cipta 2020 | medical.internotes |The Ultralight | Dikembangkan Oleh Rara Theme.Ditenagai oleh WordPress.